Materi Pengajaran
Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.
Seperti diWahyu 14 sebelumnya saya pernah menujukkan foto dari keterangan dibelakang Alkitab bahwa Babel adalah nubuatan tentang kota Roma, supaya kita lebih mudah memahami isinya.
Wahyu 17:1-2 (TB) Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya."
Salah satu dari malaikat yang membawa cawan menunjukkan kepada Yohanes tentang Babel, tentang putusan yang akan diterima Babel, apa itu Babel, dimana letaknya ditunjukkan semua ke Yohanes. Sebab dengan Babel para pemimpin dunia telah berbuat cabul dan penghuni penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.
Di Wahyu 17 ini banyak kata kata kiasan untuk menggambarkan Babel :
*Raja raja adalah para pemimpin negara.
*Penghuni bumi adalah penduduk bumi.
*Berbuat cabul disini bukan secara harafiah ya, tapi percabulan rohani, yaitu penyembahan kepada ilah lain yang berarti perzinahan rohani dihadapan Elohim, sebab semua penyembah Elohim yang setia itu diibaratkan dengan wanita (kekasih Elohim).
*Mabuk oleh anggur percabulannya : dibuat tidak sadar atau disesatkan oleh semua pengajarannya.
Wahyu 17:3 (TB) Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
Seorang perempuan adalah lambang dari umat Tuhan, bisa bangsa lsrael atau gereja seperti di wahyu 12:1-3 dan binatang merah ungu berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh dan penuh dengan kata kata hujat adalah naga atau iblis.
Wahyu 12:1-3 (TB) Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
Wahyu 17:4-5 (TB) Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
Dan wanita itu memakai kain ungu dan kain kirmizi dan dihiasi oleh emas dan permata dan mutiara artinya adalah bergelimang dengan semua kemewahan dunia. Dan ditangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Cawan emas adalah bentuk penyembahan atau pemujaan tapi pemujaannya tidak tertuju kepada Elohim maka disebut penuh kekejian dan kenajisan percabulan rohani, dan yang disembah adalah hewan berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh. Dan di dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia "Babel besar, ibu dari wanita wanita pelacur dan dari kekejian dibumi." Dan bahkan sampai saat ini namanya masih menjadi rahasia bagi banyak orang. Ibu dari wanita wanita pelacur dan dari kekejian dibumi artinya pusat dari semua penyembahan ilah lain (dihadapan Elohim penyembahan ilah lain disebut kekejian).
Wahyu 17:6 (TB) Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yeshua. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.
Dan oleh perempuan itu ribuan orang orang kudus dan saksi saksi Yeshua telah dibunuh. Alasan membunuh adalah asal tidak sesuai dengan ajaran yang dibuat perempuan itu maka disebut bidat dan dihukum dibunuh dengan berbagai cara yang kejam.
Wahyu 17:7 (TB) Lalu kata malaikat itu kepadaku: "Mengapa engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu dan rahasia binatang yang memikulnya, binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.
Saat Yohanes keheranan dengan perempuan itu malaikat menjawab "mengapa kamu heran?" Kalo boleh saya teruskan pasti malaikat itu bilang "mengapa kamu heran dengan yang dilakukan perempuan itu karna dia dikuasai oleh binatang yang memikulnya yaitu naga berkepala tujuh atau iblis. Dimazmur ular yang memiliki kepala banyak dan berdiam dilautan disebut lewiatan.
Mazmur 74:13-14 Engkaulah yang membelah laut dengan kekuatan-Mu, yang memecahkan kepala ular-ular naga di atas muka air. Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Lewiatan, yang memberikannya menjadi makanan penghuni-penghuni padang belantara.
Wahyu 17:8 (TB) Adapun binatang yang telah kau lihat itu, telah ada, namun tidak ada, ia akan muncul dari jurang maut, dan ia menuju kepada kebinasaan. Dan mereka yang diam di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat, bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi.
Kalo sekarang kita tidak pernah melihat naga yang hidup ya, tapi banyak rumah pemujaan dihiasi dengan patung patung naga, dekorasi dekorasi, bahkan bentuk baju atau gambar tato banyak sekali yang memakai naga. Hati hati kita harus menghindari semua gambar atau bentuk naga dalam kehidupan kita sebagai tindakan profetik bahwa kita tidak menjadi pemujanya.
Wahyu 17:9-13 (IMB) Inilah pentingnya pikiran yang mengandung hikmat: Tujuh kepala adalah tujuh gunung tempat wanita itu duduk di atasnya. Ada tujuh raja, lima telah jatuh, dan satu sekarang ada, tetapi yang lain belum datang. Dan jika ia datang, ia hanya akan ada sebentar saja. Binatang yang pernah ada tetapi sekarang tidak ada, ia adalah raja kedelapan, namun berasal dari ketujuh raja itu, dan ia menuju kebinasaan. Kesepuluh tanduk yang telah engkau lihat adalah sepuluh raja yang belum menerima kerajaan, tetapi mereka akan menerima kuasa sebagai raja selama satu jam bersama binatang itu. Mereka ini mempunyai satu tujuan, dan mereka akan menyerahkan kekuatan dan kuasa mereka kepada binatang itu.
Disini yang terpenting adalah hikmat. Ketujuh kepala menerangkan bahwa wanita (kota Babel) itu terletak di antara 7 bukit. Ketujuh kepala itu juga melambangkan tujuh orang raja. Lima raja sudah dirobohkan, sekarang yang keenamlah yang memerintah, sedang yang ketujuh masih akan datang, tetapi pemerintahannya hanya sebentar saja. Binatang merah tua yang telah mati ialah raja yang kedelapan, yang sudah memerintah sebagai salah seorang dari ketujuh raja itu. Sesudah pemerintahannya yang kedua kali, ia juga akan binasa. Kesepuluh tanduknya ialah sepuluh raja yang belum memegang kekuasaan. Mereka akan diserahi tampuk pemerintahan kerajaan masing-masing selama suatu saat yang pendek, untuk memerintah bersama-sama dengan dia. Mereka semua akan membuat perjanjian untuk menyerahkan kekuasaan kepadanya.
Wahyu 17:14 (TB) Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."
Gerombolan sijahat ini mereka akan memerangi Anak Domba. Mereka akan dikalahkan oleh Anak Domba itu, karena Dialah Tuhan atas segala yang tuan, dan Raja atas segala raja, dan pengikut-pengikut-Nya adalah orang-orang yang terpanggil, terpilih, dan setia.
Wahyu 17:15 (TB) Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.
Semua air yang dilihat Yohanes adalah bangsa bangsa, kaum dan bahasa, artinya wanita pelacur itu mengendalikan banyak bangsa bangsa di bumi.
Wahyu 17:16-17 (TB) Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu serta binatang itu akan membenci pelacur itu dan mereka akan membuat dia menjadi sunyi dan telanjang, dan mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api. Sebab Elohim telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendak-Nya dengan seia sekata dan untuk memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu, sampai segala firman Elohim telah digenapi.
Binatang merah tua dengan sepuluh tanduknya yang melambangkan sepuluh orang raja yang akan memerintah bersama-sama dengan dia. Semuanya akan membenci perempuan itu dan akan menyerang dia, lalu membiarkan dia telanjang dan dimakan api (artinya mereka yang dulunya sekutu akan dibuat membenci dan mempermalukan perempuan itu) sebab Elohim telah menerangi hati mereka untuk penggenapan firman Elohim.
Wahyu 17:18 (TB) Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi."
Dan perempuan yang dilihat dalam penglihatan Yohanes, melambangkan kota besar yang memerintah raja-raja di bumi, yaitu kota Babel.
Selesai Membaca
WAHYU 17