Langsung ke Konten
Kembali ke Seri Wahyu
02 WAHYU 21

Episode 2 : Yerusalem yang Baru

Seri Pengajaran Wahyu

Materi Pengajaran

Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.

Bagikan

Wahyu 21:9-10 (IMB) Lalu datanglah kepadaku satu dari ketujuh malaikat yang memegang tujuh cawan yang penuh dengan tujuh bencana yang terakhir, ia berbicara kepadaku katanya, "Kemarilah, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin wanita, mempelai Anak Domba itu." Ia membawaku dalam Roh ke atas gunung yang besar dan tinggi, dan menunjukkan kepadaku kota yang besar dan kudus itu, Yerusalem, yang turun dari surga, dari Elohim.

Dalam penglihatan, Yohanes dibawa oleh salah satu dari ke tujuh malaikat yang memegang cawan yang penuh dengan bencana. Yohanes dibawa naik kegunung yang besar dan tinggi lalu diperlihatkan kota yang menakjubkan, Yerusalem yang kudus yang turun dari sorga dari Elohim, itulah bumi yang baru, tujuan akhir dari perjalanan orang yang hidup benar.

Wahyu 21:11-14 (IMB) Ia memancarkan kemuliaan Elohim. Cahayanya serupa dengan batu yang sangat berharga, seperti batu yaspis yang jernih bagaikan kristal. Dan memiliki tembok yang besar dan tinggi dengan dua belas pintu gerbang. Pada pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat, dan di atas pintu-pintu itu telah tertulis nama-nama yang berasal dari kedua belas suku Israel. Tiga pintu gerbang di timur, tiga pintu gerbang di utara, tiga pintu gerbang di selatan, dan tiga pintu gerbang di barat. Dan tembok kota itu memiliki dua belas fondasi, padanya ada nama-nama kedua belas rasul Anak Domba.

Digambarkan dengan jelas bentuk dari kota Yerusalem Baru: Dinding-dindingnya lebar, tinggi dan megah dengan dua belas pintu gerbang yang dijaga oleh dua belas malaikat. Dan pada pintu-pintu gerbangnya itu tertulis nama-nama kedua belas suku bangsa Israel. Pada setiap sisinya—utara, selatan, timur, dan barat—ada tiga buah pintu gerbang. Dinding kota itu mempunyai dua belas batu fondasi, dan pada batu-batu itu tertulis kedua belas nama rasul Anak Domba.

Jadi diatas pintu gerbang tertulis nama  suku lsrael dan di batu fondasinya tertulis nama rasul rasul Anak Domba. Nama nama ini ditulis sebagai kasih dan penghargaan Elohim kepada mereka.

Wahyu 21:15-17 (IMB) Ia yang berbicara kepadaku, memegang sebuah tongkat emas untuk mengukur kota itu, dan pintu-pintu gerbangnya, juga tembok-nya.  Kota itu berbentuk persegi empat, panjangnya sama dengan lebarnya. Ia mengukur kota itu dengan tongkat pengukur: dua ribu dua ratus lima puluh kilometer; panjangnya, lebarnya dan tingginya sama. Ia mengukur temboknya, tingginya: enam puluh meter. Ukuran yang dipakai malaikat itu juga ukuran yang dipakai manusia.

Malaikat itu membawa alat pengukur dan ternyata bentuk kota itu berbentuk kubus karena panjang, lebar dan tingginya sama. Dan luas dari kota itu 2250 km. Semua sudah tahu rumus dari luas kubus ya. Di terjemahan FAYH untuk ukuran ini lebih jelas, sisinya 144 hasta (64,8 meter) kalo dikalikan jadi 25.194 km sama dengan 1500 mil. Itu luas dari kota Yerusalem Baru.

Wahyu 21:18-21 (IMB) Temboknya terbuat dari Yaspis dan kota itu dari emas murni seperti kaca yang bening. Fondasi tembok kota itu dihiasi dengan berbagai batu berharga. Fondasi yang pertama adalah Yaspis, yang kedua Safir, yang ketiga Kalsedon, yang keempat Zamrud, yang kelima Oniks, yang keenam Sardis, yang ketujuh Krisolit, yang kedelapan Beril, yang kesembilan Topas, yang kesepuluh Krisopras, yang kesebelas Lazuardi, dan yang kedua belas adalah Ametis. Kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara. Setiap pintu gerbang, masing-masing satu mutiara. Dan jalan raya kota itu adalah emas murni seperti kaca tembus pandang.

Tadi sudah tahu bentuk dan luasnya. Sekarang kita lihat bahan bangunan dan tampilannya. Temboknya dari permata yaspis dan emas murni seperti kaca yang bening. Ini temboknya. “Bayangin aja”. Fondasi temboknya dari batu batu permata yang berharga,  kalo dibumi dipakai sebagai perhiasan kecil kecil dengan harga milyar kalo asli sehingga yang memiliki cincin atau kalung dari batu batu tersebut hanyalah orang orang yang benar benar kaya,tapi dikota Yerusalem Baru batu batu itu jadi batu pondasi, keren banget..

1.fonfasi pertama batu yaspis

2.fondasi kedua batu safir

3. fondasi ketiga batu kaseldon

4.fondasi keempat batu zamrud

5.fondasi kelima batu oniks

6.fondasi keenam batu sardis

7.fondasi ketujuh batu krisolit

8.fondasi kedelapan batu beril

9.fondasi kesembilan batu topas

10.fondasi kesepuluh batu krisopras

11.fondasi kesebelas batu lazuardi

12.fondasi kedua belas batu ametis

Sekarang pintu gerbangnya. Kedua belas pintu gerbang terbuat dari mutiara. Setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara. Artinya satu mutiara utuh dan dibentuk sebagai pintu gerbang. Waw. Dan jalan rayanya terbuat dari emas murni yang jernih seperti kaca. Super keren, super megah dan super mewah.

Siapa yang mau hidup disana selamanya? Semua pasti mau,  caranya? Bayar harga mulai sekarang.

Wahyu 21:22 (IMB)  Namun aku tidak melihat Tempat Kudus di dalamnya, karena TUHAN, Elohim Penguasa Semesta, dan Anak Domba, adalah Tempat Kudus-Nya. Di dalam kota itu tidak tampak Bait Elohim, karena di situ Tuhan Elohim Yang Mahakuasa dan Anak Domba dapat disembah di mana saja.

Wahyu 21:23-26 (IMB) Kota itu tidak membutuhkan matahari ataupun bulan untuk meneranginya, karena kemuliaan Elohimlah yang menerangi, dan Anak Domba adalah lampunya. Bangsa-bangsa yang diselamatkan akan berjalan dalam terangnya dan para raja di bumi membawa kemuliaan dan hormat mereka ke dalamnya. Pintu-pintu gerbangnya sama sekali tidak akan ditutup pada siang hari, karena tidak akan ada malam di sana. Mereka akan membawa kemuliaan dan hormat bangsa-bangsa ke dalamnya.

Kota itu tidak memerlukan cahaya matahari atau bulan, karena kemuliaan Elohim dan Anak Domba yang meneranginya, cahaya ilahi. Cahayanya akan menerangi bangsa-bangsa di bumi, dan raja-raja di dunia akan datang membawa semua kemuliaan mereka ke dalam kota itu. Pintu gerbangnya terbuka sepanjang hari—tidak pernah tertutup, karena di sana tidak ada malam. Dan kemuliaan serta kehormatan semua bangsa akan dibawa masuk ke dalam kota itu.

Wahyu 21:27 (IMB)  Semua yang najis dan yang melakukan kekejian dan dusta, tidak akan masuk ke dalamnya, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis dalam Kitab Kehidupan Anak Domba.

Perhatikan ini, supaya tidak menganggap mudah hidup di Yerusalem Baru, penuh dengan syarat yang baik, harus diperjuangkan sebab orang jahat—orang keji atau orang yang tidak jujur—tidak dibolehkan masuk ke dalamnya; yang dibolehkan hanyalah orang-orang yang namanya tercatat di dalam Kitab Kehidupan Anak Domba. 

Kenali dulu siapa Anak Domba itu, lalu lakukan perintahNya supaya nama kita ditulis didalam Kitab Kehidupan Anak Domba. 

Selesai Membaca

WAHYU 21

Episode Lainnya

Pelajari • Renungkan • Hidupi

Kiranya setiap pengajaran membawa kita semakin memahami kebenaran firman dan maksud Bapa Yahweh.