Langsung ke Konten
Kembali ke Seri Wahyu
03 WAHYU 14

Episode 3 : Tuaian di Bumi

Seri Pengajaran Wahyu

Materi Pengajaran

Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.

Bagikan

Wahyu 14:14 (TB)  Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya. 

Ayat 14 diAlkitab TB diberi judul tuaian di bumi, tapi ini bukan tuaian jiwa jiwa untuk selamat seperti sekarang ya, ini tuaian untuk pendosa pendosa yang sudah matang dosamya. Dan Tuhan Yeshua datang bukan sebagai juruselamat tapi sebagai Raja segala Raja dan hakim yang adil yang berkuasa menghukum para pendosa. 

Wahyu 14:15-16 (TB) Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak."  Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumi pun dituailah. 

Dan keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci disorga yang pastinya membawa pesan dari Bapa dan berseru kepada Tuhan Yeshua untuk mengayunkan sabitNya, maka dituailah bumi. 

Wahyu 14:17-19 (TB) Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam. Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak." Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Elohim. 

Lalu muncul lagi malaikat yang lain yang membawa sabit tajam, jadi bukan hanya Tuhan Yeshua yang membawa sabit tajam tapi juga seorang malaikat. Kemudian muncul malaikat yang lain lagi yang datang dari mezbah dan memerintahkan malaikat yang membawa sabit tadi untuk mengayunkan sabitnya dan memotong buah anggur dibumi yang sudah masak dan melemparkannya ke dalam kilangan besar atau murka Elohim. 

Wahyu 14:20 (TB) Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil. 

Dikilang artinya digilas, kilang adalah alat pemeras dari dua buah batu bulat besar. Dari penghukuman itu mengalir darah seperti sungai sepanjang 200 mil atau kurang lebih 300 km dan tinggi sampai kekang kuda itu kira kira 1,4 -1,8 m. (Dibayangkan saja darah mengalir seperti sungai sepanjang kota semarang sampai Bandung) 

Mengerikan. 

Selesai Membaca

WAHYU 14

Episode Lainnya

Pelajari • Renungkan • Hidupi

Kiranya setiap pengajaran membawa kita semakin memahami kebenaran firman dan maksud Bapa Yahweh.