Langsung ke Konten
Kembali ke Seri Wahyu
03 WAHYU 2

Episode 3: Pesan Kepada Jemaat di Pergamus

Seri Pengajaran Wahyu

Materi Pengajaran

Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.

Bagikan


Pergamus terletak 88 km di sebelah utara kota Smirna dan merupakan ibu  kota propinsi Asia kecil. Di Pergamus ditemukan banyak penyembahan  kepada para dewa Seperti Zeus, Dionisos, Asklepios atau Aeskulapius.  Pergamus adalah pusat penyembahan Aeskulapius (dewa kesembuhan). 

Pergamus ini tempatnya orang orang pintar, bahkan dulu disana ada perpustakaan besar yang jumlah bukunya ada 200.000, berarti besar sekali, pusat kebudayaan Yunani. 

Sebagai ibukota Asia, Pergamus merupakan pusat penyembahan terhadap  kaisar. Di kota ini orang-orang kristen diperintahkan untuk  mempersembahkan dupa kepada patung kaisar sambil mengatakan ‘Kaisar  adalah Tuhan’. Kalo tidak ikut perintah pasti dihukum. 

Wahyu 2:12-13 (TB)  "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua: 

Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam. 

Jemaat Pergamus adalah jemaat yang tinggal ditempat yang berbahaya, dikota pusat penyembahan berhala (tahta iblis) tapi mereka tetap berpegang pada iman mereka, juga di Pergamus disebutkan ada zaman Antipas (seorang saksi Tuhan yang setia yang dibunuh dengan cara dibakar hidup-hidup dalam patung kuningan berbentuk sapi jantan) dan dibunuh dihadapan jemaat Pergamus. 

Tuhan memuji mereka karna masih tetap bertahan dalam iman dalam situasi yg sulit seperti itu. 

Sangat ngeri membayangkan Antipas yang menurut tradisi, dia dibakar hidup-hidup, dibunuh secara perlahan-lahan dalam patung kuningan yang berbentuk sapi jantan. Jemaat Pergamus menyaksikan kematian Antipas dengan mata kepala mereka sendiri. Dia dibunuh di hadapan mereka. 

Wahyu 2:14-15 (TB)  Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah. Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus. 

Meskipun Tuhan memuji jemaat di Pergamus karna banyak yang baik tetapi Tuhan menginginkan jemaat yang murni, Tuhan keberatan karna masih ada beberapa orang dari mereka yang menganut ajaran Bileam dan Nikolaus. 

Bileam adalah tukang tenung dari Mesopotamia yang diperintahkan oleh Balak, raja Moab, agar ia mengutuki bangsa Israel. Kisah tentang Bileam ini dapat dibaca di Bilangan 22-24, dan Ulangan 23:4. 

Ajaran Bileam adalah ajaran yang mengajarkan toleransi juga terhadap paganisme. Ajarannya adalah hal yang biasa saja apabila anak-anak Tuhan melakukan perzinahan, karena bisa bertobat dan meminta pengampunan kembali. Bileam saat itu menyerukan kepada bangsa Israel adalah tidak apa-apa bagi mereka untuk memakan makanan persembahan berhala dan berzinah dengan bangsa-bangsa di Kanaan.  Bileam adalah contoh dari seorang guru yang mempengaruhi orang untuk meninggalkan Tuhan dan menyembah berhala. 

 ‘Jika kita menyebut diri kita pengikut Kristus, maka sudah selayaknya kita meneladani apa yang Kristus ajarkan jangan setengah setengah. Melakukan iman baru kita dan melakukan iman lama kita, ini namanya suam suam kuku’. 

1 Petrus 1:14-16. "Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." 

Tuhan Yeshua sendiri melalui wahyu yang diberikanNya kepada Yohanes di pulau Patmos mengatakan agar kita yang masih mempraktekkan ajaran Nikolaus dan ajaran Bileam ini untuk bertobat. Jika tidak Tuhan sendiri yang akan memerangi mereka. 

Wahyu 2:16 (TB) "Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini." 

Wahyu 2:17 (TB) Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapa pun, selain oleh yang menerimanya." 

Ini mungkin ya, boleh berimajinasi. Manna baru adalah makanan atau kebutuhan primer dan batu putih yang tertulis nama baru yang tidak diketahui siapapun: bisa jadi seperti kartu ATM platinum yg ada pin nya untuk akses masuk besok saat hidup di bumi yang baru. Bisa saja ya, pokoknya kalo hadiah dari Tuhan itu pasti luar biasa 

Selesai Membaca

WAHYU 2

Episode Lainnya

Pelajari • Renungkan • Hidupi

Kiranya setiap pengajaran membawa kita semakin memahami kebenaran firman dan maksud Bapa Yahweh.