Materi Pengajaran
Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.
Mari kita mulai dengan Wahyu 4 ayat 1, saya mau pakai terjemahan dari FAYH untuk beberapa ayat karna lebih mudah dipahami bahasanya.
Wahyu 4:1 (FAYH) Kemudian, sementara saya memandang, tampaklah sebuah pintu terbuka di surga, dan suara nyaring yang pernah saya dengar sebelumnya, yang seperti bunyi sangkakala, berkata kepada saya, "Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang pasti terjadi kelak! "
Di Wahyu 4 dituliskan penglihatan alam roh yang diberikan Tuhan Yeshua kepada Yohanes saat dia diasingkan di pulau Patmos. Hal ini menggenapi perkataan Tuhan Yeshua kepada murid muridnya bahwa diantara mereka ada yang tidak akan mati sebelum melihat kerajaan Elohim, ternyata yang dimaksud adalah Yohanes.
Lukas 9:27 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Elohim.
Yohanes melihat pintu surga terbuka dan mendengar kembali suara Tuhan Yeshua yang seperti bunyi sangkakala menyuruh rohnya Yohanes naik ke surga dan Tuhan akan menunjukkan apa yang pasti terjadi kelak. Saya garis bawahi ya, “hal yang pasti akan terjadi kelak”. Jadi saudaraku nubuat nubuat di Wahyu pasti akan terjadi semuanya tidak akan lolos satupun.
Wahyu 4:2 (FAYH) Seketika itu juga saya, di dalam roh, berada di surga. Saya melihat sebuah takhta dan ada Seseorang yang duduk di atasnya. Alangkah mulianya! (Yohanes rohnya dibawa ke surga)
Wahyu 4:3 (FAYH) Daripada-Nya memancar sinar yang gemerlapan seperti sinar intan atau batu mirah, dan sebuah pelangi melingkari takhta-Nya, berkilau-kilauan seperti zamrud. (Ini adalah Tahta Bapa Yahweh Elohim Yang Mahatinggi.)
Wahyu 4:4 (FAYH) Di sekeliling takhta-Nya terdapat dua puluh empat takhta yang lebih kecil, diduduki oleh dua puluh empat Penatua. Semuanya berpakaian putih dan mengenakan mahkota emas di atas kepala mereka. (Ke 24 penatua di sekitar takhta Bapa Yahweh di sorga adalah para penyembah Bapa Yahweh, ini diterangkan di Wahyu 4:10-11.)
Wahyu 4:10-11 (TB) maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: "Ya Tuhan dan Elohim kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."
Wahyu 4:5 (TB) Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Elohim. (Ini adalah ke 7 Roh Elohim/Roh Kudus (7 obor yang menyala nyala/menorah).
Wahyu 4:6-8 (TB) Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.
Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang.
Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Elohim, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang." (Ke 4 mahkluk di sekitar Tahta Elohim ini disebut kerubim, juga adalah penyembah Elohim dan makhluk rohani yang menjadi tunggangan Bapa Yahweh)
Saya beri ilustrasi ini: Raja-raja di masa lalu kalo pergi ditandu bukan? Siapa yang tandu raja? Manusia kan? Makhluk hidup kan? Demikian juga Elohim. Bapa Yahweh itu Raja dan ketika Ia pergi, maka itu seperti ditandu. Siapa yang tandu? Makhluk-makhluk hidup juga (roh-roh), namanya Kerub. Saya berharap Anda bisa memahaminya saudaraku.
Saya beri tambahan ayat tentang kerub.
Mazmur 18:11 (TB) "Ia mengendarai kerub, lalu terbang dan melayang di atas sayap angin."
Mazmur 80:2 (TB) "Hai gembala Israel, pasanglah telinga, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba! Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar."
Yehezkiel 10:18 (TB) "Lalu kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan hinggap di atas kerub-kerub".
Bapa itu Raja di Kerajaan Sorga. Jika seorang Raja mau pergi, maka Ia tidak berjalan kaki, tetapi ditandu. Yang tandu adalah empat makhluk sorgawi bernama kerub itu. Itulah sebabnya, empat kerub itu standby di hadapan takhta Bapa di sorga.
Wahyu 4:9-11 (TB) Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya, maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: "Ya Tuhan dan Elohim kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."
Ini adalah bagaimana cara kerubim dan para penatua yang menempati tahta tahta yang lebih kecil disekitar tahta Elohim. Mereka melemparkan mahkotanya artinya seketika menyembah tanpa memperdulikan posisi mereka.
Saudaraku Wahyu 4 itu seperti memberi bocoran kepada kita tentang apa itu sorga atau Tahta Elohim dan makhluk rohani disekitar Elohim atau bisa juga disebut ring satunya Elohim.
Kalau diringkas ring satu hadirat Bapa Yahweh adalah
1.Tuhan Yeshua (1 Roh), disebelah kanan Bapa "Lukas 22:69 (TB) Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Elohim Yang Mahakuasa."
2. Penatua (24 Roh)
3. Roh Kudus (7 Roh)
4. Kerubim (4 Roh)
Dengan mengenali siapa saja yang berada di ring 1 nya Tahta Elohim, maka kita juga bisa lebih mudah memahami kata "Kita" di Kejadian 1:26
Lalu Elohim berfirman: Baiklah Kita (kata jamak yang merujuk kepada banyak orang) menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita.
Kejadian 1:26 (TB) "Berfirmanlah Elohim : "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Pertanyaan: Di antara Roh-Roh di ring 1 Bapa itu siapa yang seperti wujud manusia? Hanya ada dua, yaitu Tuhan Yeshua dan 24 Penatua. Itu berarti, Bapa berbicara kepada Tuhan Yeshua dan 24 Penatua (tua-tua) itu.
Kata Kita merujuk kepada banyak Roh di dekat Elohim, yang wujud seperti manusia. Tetapi, Alkitab menulis: Ketika Elohim menciptakan manusia, maka Ia menciptakan-Nya sendiri.
Kejadian 1:27 (TB) "Maka Elohim menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Elohim diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka." (Tentang Bapa yang menciptakan manusia seorang diri ditegaskan oleh firman di Yesaya 45:12.)
Yesaya 45:12 (TB) "Akulah yang menjadikan bumi dan yang menciptakan manusia di atasnya; tangan-Kulah yang membentangkan langit, dan Akulah yang memberi perintah kepada seluruh tentaranya."
Yang tertulis di Wahyu 4:10-11, Tuhan sedang kasih bocoran keadaan disurga penyembahannya seperti itu.
Para penatua itu seperti mewakili umat Tuhan yang harus siap sedia menyembah. Jadi bagi setiap kita sekarang harus terbiasa menyembah setiap hari dan hidup kudus karena itu menjadi syarat menjadi warga surga.
Ibrani 12:14 (TB) Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.
Karna pentingnya penyembahan, saya mau bicara sedikit tentang penyembahan. Penyembahan itu tentang pengakuan kebesaran, kesetiaan, kemurahan dan semua hal baik tentang Tuhan sang pencipta. Jadi apapun keadaan hati kita saat kita datang menyembah, kita harus berbicara soal kemuliaan Tuhan bukan tentang diri kita, inilah real penyembahan.
Meski di Wahyu banyak menampilkan ayat ayat tentang masa kesusahan besar tapi Tuhan tetap memperlihatkan tentang cara menyembah di sorga, ini seperti memberi bocoran kepada kita bahwa Tuhan hanya mengangkat penyembah-penyembah yang sesungguhnya.
Ini sebuah peringatan bahwa sulit untuk masuk surga, banyak yang dipanggil tapi sedikit yang dipilih, Dia hanya mengangkat true worshipper yaitu orang orang yang menyembah dalam roh dan kebenaran. Bukan hanya orang yang mengaku beragama kristen tapi hidupnya serampangan. Bukan. Orang yg mengaku ngaku Tuhan tapi tidak menjadi pelaku firman, akan ditolak.
Menyembah bukan masalah pinter nyanyi, bukan masalah pinter berdoa dan berkata kata tapi yang terpenting sebuah keseimbangan dalam menyebut nama Tuhan dan berperilaku baik. Mulut menyembah tapi tangan mencuri, hati berkhianat. Badan menari menyembah tapi hidup dalam perselingkuhan. Itu bukan true worshipper.
Menyembah itu hati dan mulut mengagungkan Tuhan dan hidupnya sebagai pelaku firman. Tidak ada main-main dihadapan Tuhan.
Matius 7:22-23 (TB) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Siapa yg panggil Yeshua Tuhan, orang kristen kan. Dan tidak semua yang kristen akan diterima. Maka saudaraku yang kita masih belum memenuhi kriteria ini, mari cepat kejar supaya kita ikut dipilih. Amin
Selesai Membaca
WAHYU 4